Jumat, 05 April 2013

mari kita belajar phpmyadmin

Sebelum kita mulai belajar phpmyadmin sebaiknya kita mengenal dan memahami dulu apa itu phpmyadmin. phpmyadmin adalah sebuah aplikasi untuk mengelola database sebuah website. Aplikasi ini bersifat gratis atau opensource,  artinya tidak akan dipungut bayaran bagi siapa saja yang menggunakannya. Mengelola sebuah database tanpa aplikasi  tentu saja bukan hal yang sepele, tanpa aplikasi pendukung kita akan kerepotan walaupun hanya sekedar membuat table database. Dengan menggunakan aplikasi phpmyadmin maka membuat tabel, menghapus tabel, atau bahkan memfilter semua isi database terasa mudah untuk di lakukan. Aplikasi phpmyadmin dapat di download dari situs resminya http://www.phpmyadmin.net. Namun perlu di ingat untuk menginstal phpmyadmin anda diwajibkan memiliki aplikasi webserver baik online atau offline. Jika anda tidak mau repot, anda bisa menginstal xampp sebagai aplikasi server local dengan aplikasi phpmyadmin yang sudah ter integrasi didalamnya.

 Fitur-fitur yang dimiliki aplikasi phpmyadmin

  • Tampilan antar muka web
  • Mendukung mysql terbaru
  • dapat melakukan browse tabel, hapus tabel, mengosongkan isi tabel, membuat tabel, mengubah nama, menyalin tabel ke tabel lain, menghapus isi tabel sesuai pilihan, dan banyak lagi
  • Import data csv dan sql
  • export data ke berbagai database format, seperti : CSV, SQL, XML, PDF, ISO / IEC 26300 – Teks OpenDocument dan Spreadsheet, Word, LATEX dan lain-lain.
  • Menggunakan berbagai queri sql dengan mudah.

Cara Akses phpmyadmin melalui hosting hosgator

  • Login ke cpanel anda
  • Dalam cpanel anda bisa menemukan bagian phpmyadmin dan silahkan di klik untuk masuk ke aplikasi
cara akses phpmyadmin
Kemudian anda akan masuk dalam halaman baru dengan tampilan seperti dibawah ini
belajar phpmyadmin
Nah didalam halaman inilah kita bisa membuat tabel-tabel baru atau mengimport database kita untuk sebuah halaman web. memulai belajar phpmyadmin tidaklah sulit, kita hanya diperlukan sedikit memahami alur proses kerja sebuah phpmyadmin. Sebelum kita melakukan pekerjaan dalam phpmyadmin, tentunya kita harus lebih dahulu memiliki database sql. Anda bisa membuat database sql pada halaman  cpanel di menu tepat di sebelah menu phpmyadmin atau menu mysql database. Ketika anda telah sukses membuat database sql melalui menu mysql database, anda akan memiliki database dengan nama yang anda buat, langsung berikut dengan tabel dan schema databasenya. Mudah bukan.

Contoh Perintah Sql query

Jika anda pengguna wordpress dan pernah membuat sebuah amazon stores dengan menggunakan plugin wpzonbuilder. tentu anda anda pernah mendapatkan situasi dimana beberapa post tidak memiliki gambar atau memiliki harga too low to display. Anda bisa menghapus semua data post dengan kriteria diatas dengan menggunakan perintah sql seperti dibawah ini
DELETE wp_posts
FROM wp_posts
INNER JOIN wp_postmeta ON wp_postmeta.post_id = wp_posts.ID
WHERE (wp_postmeta.meta_key = ‘amzn_LowestNewPrice’ AND wp_postmeta.meta_value=’Too low to display’);
Ada banyak perintah sql query yang bisa kita terapkan pada phpymyadmin untuk mengelola database kita. Tutorial Belajar phpmyadmin kali ini hanya memberikan pemahaman apa itu phpmyadmin dan bagaimana cara mengaksesnya. Lebih lanjut di tutorial berikutnya kita akan mengupas lengkap mengenai mysql database dan phpmyadmin dalam kaitannya dalam membuat sebuah website baik itu di hosting gratis ataupu di hosting berbayar.

 http://subladu.com/blog/2012/12/19/belajar-phpmyadmin-untuk-pemula/

fungsi if dan perulangan pada VB.6

Pada  kali ini, saya  akan coba membahas tentang fungsi IF dan Perulangan Pada VB 6. Kedua fungsi ini sangat banyak digunakan dalam proses pemrograman. Fungsi pencabangan dan perulangan yang sering digunakan antara lain:

1. IF… Then

IF <Kondisi> Then <Pernyataan>

2. IF… Then…Else…

IF <Kondisi1> Then <Pernyataan1> Else <Pernyataan2>

3. IF… Then…Elseif

If <Kondisi1> Then <Pernyataan1>
Elseif <Kondisi2> Then
<Pernyataan2>
Endif
<Pernyataan3>
Endif

4. IIF

IIf (Grade= 'D', 'Her' ,IIf (Grade= 'A', 'Memuaskan', IIf(Grade= 'B', 'Baik','Cukup')) "

5. For…Next

For <Variabel> Step <Variabel>
<Pernyataan>
Next <Variabel>

6. Do While… Loop

Do While <Kondisi>
<Pernyataan>
Loop

7. While…End While

While <Kondisi>
<Pernyataan>
End While

8. Do Until…Loop

Do Until <Kondisi>
<Pernyataan>
Loop

terima kasih,semoga bermanfaat....


 http://www.tunasmedia.com/blog/index.php/programmer/vb-6/15-fungsi-if-dan-perulangan-pada-vb-6.html

manfaat mempelajari bahasa pemrograman

Manfaat Belajar Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman merupakan bagian dari bahasa komputer, demikian halnya dengan jenis bahasa lainnya. Contohnya, HTML adalah suatu bahasa markah dan bahasa komputer, tapi secara tradisional tidak dianggap sebagai bahasa pemrograman.
Bahasa pemrograman adalah sofware bahasa komputer digunakan dengan cara merancang atau membuat program sesuai dengan struktur dan metode yang dimiliki oleh bahasa program itu sendiri. Komputer mengerjakan transformasi data berdasarkan kumpulan printah program yang telah dibuat oleh program.  Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks (prinsip dan peraturan untuk membuat kalimat dalam bahasa alami, contohnya bahasa Indonesia) dan semantik (makna yang terkandung pada suatu bahasa, kode, atau jenis representasi lain) yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan atau diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.
Menurut tingkat kedekatannya dengan mesin komputer, bahasa pemrograman terdiri dari:
  1. Bahasa Mesin, yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode bahasa biner (bahasa yang dimengerti komputer dengan menggunakan bilangan  berbasis dua) , contohnya 01100101100110
  2. Bahasa Tingkat Rendah, atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (bah.Inggris Assembly), yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kode mnemonic), contohnya MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.
  3. Bahasa Tingkat Menengah, yaitu bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia (lihat contoh Bahasa Tingkat Tinggi di bawah) dan instruksi yang bersifat simbolik, contohnya {, }, ?, <<, >>, &&, ||, dsb.
  4. Bahasa Tingkat Tinggi, yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia, contohnya begin, end, if, for, while, and, or, dsb.

Sebagian besar bahasa pemrograman digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Tinggi, hanya bahasa C yang digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Menengah dan Assembly yang merupakan Bahasa Tingkat Rendah.
Beberapa macam bahasa pemprograman :

1. Bahasa Pemrograman HTML
HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet. HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C). HTML berupa kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai dengan yang diinginkan. Sebuah file yang merupakan file HTML dapat dibuka dengan menggunakan browser web seperti Mozilla Firefox atau Microsoft Internet Explorer.

2. Bahasa Pemrograman PHP
PHP adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini. PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web. PHP banyak dipakai untuk membuat situs web yang dinamis, walaupun tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain. PHP biasanya berjalan pada sistem operasi linux (PHP juga bisa dijalankan dengan hosting windows).

3. Bahasa Pemrograman ASP
ASP adalah singkatan dari Active Server Pages yang merupakan salah satu bahasa pemograman web untuk menciptakan halaman web yang dinamis. ASP merupakan salah satu produk teknologi yang disediakan oleh Microsoft. ASP bekerja pada web server dan merupakan server side scripting.

4. Bahasa Pemrograman XML
Extensible Markup Language (XML) adalah bahasa markup serbaguna yang direkomendasikan W3C untuk mendeskripsikan berbagai macam data. XML menggunakan markup tags seperti halnya HTML namun penggunaannya tidak terbatas pada tampilan halaman web saja. XML merupakan suatu metode dalam membuat penanda/markup pada sebuah dokumen.

5. Bahasa Pemrograman WML
WML adalah kepanjangan dari Wireless Markup Language, yaitu bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi berbasis XML (eXtensible Markup Langauge). WML ini adalah bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi wireless. WML merupakan analogi dari HTML yang berjalan pada protocol nirkabel.

6. Bahasa Pemrograman PERL
Perl adalah bahasa pemrograman untuk mesin dengan sistem operasi Unix (SunOS, Linux, BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows, PowerPC, BeOS, VMS, EBCDIC, dan PocketPC. PERL merupakan bahasa pemograman yang mirip bahasa pemograman C.

7. Bahasa Pemrograman CFM
Cfm dibuat menggunakan tag ColdFusion dengan software Adobe ColdFusion / BlueDragon / Coldfusion Studio. Syntax coldfusion berbasis html.

8. Bahasa Pemrograman Javascript
Javascript adalah bahasa scripting yang handal yang berjalan pada sisi client. JavaScript merupakan sebuah bahasa scripting yang dikembangkan oleh Netscape. Untuk menjalankan script yang ditulis dengan JavaScript kita membutuhkan JavaScript-enabled browser yaitu browser yang mampu menjalankan JavaScript.

9. Bahasa Pemrograman CSS
Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup. Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML. Walaupun demikian, bahasanya sendiri dapat dipergunakan untuk semua jenis dokumen XML termasuk SVG dan XUL. Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web Consortium (W3C).
           
Sejauh ini bahasa pemrograman dikelompokkan menjadi lima generasi. Setiap generasi bahasa pemrograman memiliki karakteristik tersendiri. Semakin maju generasinya maka orientasi bahasa pemrograman ini akan semakin dekat ke manusia.
Bahasa Pemrograman Generasi I
Bahasa pemrograman generasi pertama berorientasi pada mesin. Program disusun dengan menggunakan bahasa mesin. Tentu saja program generasi ini sangat sulit untuk dipahami oleh orang awam dan sangat membosankan bagi pemrogram. Pemrogram harus benar-benar menguasai operasi komputer secara teknis. Namun bahasa generasi ini memberikan eksekusi program yang sangat cepat. Selain itu, bahasa mesin sangat bergantung pada mesin (machine dependent), artinya, bahasa mesin antara satu mesin dengan mesin lainnya akan berbeda.
 
 http://anggiismailani.blogspot.com/2012/04/manfaat-belajar-bahasa-pemrograman.html

pengertian deadlock pada sistem operasi

Deadlock secara harfiah adalah kebuntuan, Di dalam sistem operasi berarti suatu kondisi di mana sekumpulan proses tidak dapat berjalan kembali atau tidak adanya komunikasi antar proses. Definisi lainnya yaitu sekumpulan proses yang terblok yang tiap proses tersebut memegang sumber daya dan menunggu untuk mendapatkan sumber daya yang dipegang oleh proses di dalam kumpulan tersebut.
IlustrasiDeadlock
Penyebab utama terjadinya deadlock adalah terbatasnya sumber daya yang akan digunakan oleh proses-proses. Tiap proses berkompetisi untuk memperebutkan sumber daya yang ada. Jadi deadlock berhubungan erat dengan tersedianya sumber daya dari komputer.
Penyebab utama terjadinya deadlock adalah terbatasnya sumber daya yang akan digunakan oleh proses-proses. Tiap proses berkompetisi untuk memperebutkan sumber daya yang ada. Jadideadlock berhubungan erat dengan tersedianya sumber daya dari
komputer.
Menurut Coffman(1971) ada empat kondisi yang dapat menyebabkan terjadinya deadloock. Keempat kondisi tersebut tidak dapat berdiri sendiri, saling mendukung.
1. Mutual Eksklusif: hanya ada satu proses yang bisa menggunakan sumber daya tersebut. Jika ada proses lain yang meminta sumber daya tersebut, maka proses itu harus menunggu sampai sumber daya dilepaskan.
2. Memegang dan Menunggu: proses yang meminta sumber daya sudah memegang sumber daya lainnya(meminta sumber daya tambahan).
3. Tidak ada Preemption: sumber daya yang sudah dialokasikan untuk sebuah proses tidak bisa diminta oleh proses lain. Sumber daya hanya bisa dilepaskan secara sukarela atau setelah proses tersebut selesai menggunakannya.

4. Circular Wait(menunggu berputar): kondisi seperti rantai yaitu saling menunggu smber daya yang dipakai oleh proses yang menunggu sumber daya tersebut.

Method untuk Menangani Deadlock
Pada prinsipnya kita dapat menangani deadlock dengan beberapa cara:
1. Menggunakan protokol untuk pencegahan atau penghindaran deadlock, memastikan bahwa sistem tidak akan memasuki kondisi deadlock.
2. Kita bisa mendeteksi terjadinya deadlock lalu memperbaiki.
3. Kita juga bisa mengabaikan deadlock, hal ini dilakukan pada sistem operasi berbasis UNIX.
Untuk memastikan sistem tidak memasuki deadlock, sistem dapat menggunakan pencegahan deadlock atau penghindaran deadlock. Penghindaran deadlock membutuhkan informasi tentang sumber daya yang mana yang akan suatu proses meminta dan berapa lama akan digunakan. Dengan informasi tersebut dapat diputuskan apakah suatu proses harus menunggu atau tidak. Hal ini disebabkan oleh keberadaan sumber daya, apakah ia sedang digunakan oleh proses lain atau tidak. Jika sebuah sistem tidak memastikan deadlock akan terjadi, dan juga tidak didukung dengan pendeteksian deadlock serta pencegahannya, maka kita akan sampai pada kondisi deadlock yang dapat berpengaruh terhadap performance system karena sumber daya
tidak dapat digunakan oleh proses sehingga proses-proses yang lain juga terganggu. Akhirnya sistem akan berhenti dan harus direstart.
Pencegahannya sebagai berikut:
  1. Masalah Mutual Eksklusif
Kondisi ini tidak dapat dilarang, jika aksesnya perlu bersifat spesial untuk satu proses,maka hal ini harus didukung oleh kemampuan sistem operasi. Jadi diusahakan agar tidak menggunakan kondisi spesial tersebut sehingga sedapat mungkin deadlock dapat dihindari.
  1. Masalah Kondisi Menunggu dan Memegang Penanggulangan deadlock
dari kondisi ini lebih baik dan menjanjikan, asalkan kita dapat memegang sumber daya untuk menunggu sumber daya lain, kita dapat mencegah deadlock. Caranya ialah dengan meminta semua sumber daya yang ia butuhkan sebelum proses berjalan. Tetapi masalahnya sebagian proses tidak mengetahui keperluannya sebelum ia berjalan. Jadi untuk mengatasi hal ini, kita dapat menggunakan algoritma bankir. Sistem operasi atau sebuah protokol mengatur hal ini. Hasil yang dapat terjadi adalah sumber daya lebih harus dispesifikasikan dan kelaparan sumber daya, atau proses yang membutuhkan sumber daya yang banyak harus menunggu sekian lama untuk mendapatkan sumber daya yang ia butuhkan.
  1. Masalah tidak preemption
Hal ketiga ialah jangan sampai ada preemption pada sumberv daya yang telah dialokasikan. Untuk memastikan hal ini, kita dapat menggunakan protocol. Jadi jika sebuah proses meminta sumber daya yang tidak dapat ia penuhi saat itu juga, maka proses mengalami preempted. Dengan kata lain ada sumber daya dilepaskan dan diberikan ke proses yang menunggu, dan proses itu akan menunggu sampai kebutuhan sumber dayanya dipenuhi. Cara lain yaitu dengan mengecek apakah sumber daya yang dicari proses tersedia atau tidak. Jika ada maka langsung dialokasikan tetapi jika tidak maka kita cek apakah ada proses lain yang sedang menunggu sumber daya juga. Jika ya maka kita ambil sumber daya dari proses yang sedang menunggu tersebut dan memberikan kepada proses yang meminta sumber daya tersebut. Jika tidak tersedia juga maka proses tersebut harus menunggu. Dalam menunggu beberapa dari sumber dayanya dapat saja dipreempted jika ada proses yang memintanya. Cara ini efektif untuk proses yang menyimpan dalam memory atau register.
  1. Masalah lingkaran tunggu
Masalah ini dapat ditangani oleh sebuah protocol yang menjaga agar sebuah proses tidak membuat lingkaran sikus yang dapat mengakibatkan deadlock dengan cara memberikan penomoran kepada sumber daya, dan bila suatu proses meminta sumber daya lagi maka ia hanya dapat meminta sumber daya yang nomornya lebih tinggi dari yang ia minta sebelumnya.

Penghindaran Deadlock
Algoritma Bankir Menurut Djikstra(1965) algoritma penjadwalan dapat menghindari deadlock dan algoritma penjadwalan tersebut dikenal dengan algoritma bankir. Algoritma ini dapat digambarkan, ada seorang bankir yang akan meminjamkan kepada peminjam-peminjamnya. Setiap peminjam memberikan batas pinjaman maksimum. Tentu saja bankir tahu bahwa peminjam tidak akan meminjam dana maksimum secara langsung melainkan bertahap. Bankir memprioritaskan kepada peminjam yang meminjam dana lebih banyak, sedangkan yang lain disuruh menunggu hingga peminjam yang lebih besar mengembalikan dananya, baru setelah itu ia meminjamkan kepada peminjam yang lain. Jadi algoritma bankir disini mempertimbangkan apakah permintaan proses sesuai dengan jumlah sumber daya yang ada dan sekaligus memperkirakan jumlah sumber daya yang mungkin diminta lagi. Jangan sampai ketika ada proses yang meminta sumber daya tetapi sumber dayanya habis atau tidak ada lagi jika tidak maka akan terjadi deadlock.
Secara umum algoritma bankir dibagi menjadi 4 struktur data:

1. Tersedia: jumlah sumber daya yang tersedia

2. Alokasi: jumlah sumber daya yang dialokasikan untuk setiap proses

3. Maksimum: jumlah permintaan sumber daya oleh proses

4. Kebutuhan: maksimum-alokasi(sisa sumber daya yang dibutuhkan oleh proses setelah dikurangi dengan yang dialokasikan)

Pemulihan Deadlock

1. Terminasi Proses
Abort semua proses yang deadlock
Metode ini akan mematahkan deadlock cycle, tetapi bisa saja proses-proses yang deadlock telah dikomputasi dalam waktu yang lama dan hasil-hasil komputasi parsial harus dibuang, sehingga ada kemungkinan harus dikomputasi ulang. Abort satu proses pada satu waktu sampai deadlock tereliminir. Metode ini sangat mungkin mendatangkan overhead, setelah setiap proses di-abort, algoritma pendeteksian deadlock harus diminta kembali untuk menentukan apakah masih ada proses-proses yang deadlock. Jika terminasi parsial digunakan, kita harus menentukan proses-proses deadlock yang mana yang harus diterminasi. Penentuan ini pada dasarnya berkaitan dengan ekonomi. Kita harus abort proses-proses yang terminasinya minimum cost. Sayangnya, minimum cost tidak ditentukan satu hal. Banyak faktor yang mempengaruhi pemilihan proses, mencakup:
- Apa prioritas dari proses
- Berapa lama proses telah mengkomputasi dan berapa lama lagi proses akan mengkomputasi  sebelum menyelesaikan tugasnya
-  Berapa banyak dan apa tipe dari sumber daya yang digunakan oleh proses
-  Berapa sumber daya lagi yang dibutuhkan proses supaya selesai
- Berapa banyak proses yang perlu diterminasi Apakah proses interactive atau batch

2. Preempt Sumber Daya
Mengeliminasi deadlock menggunakan preempt sumber daya berarti kita berturut-turut preempt beberapa sumber daya dari suatu proses dan memberikan sumber daya ini ke proses lain sampai deadlock cycle patah.



Pada preempt sumber daya
- Memilih korban
Seperti pada terminasi proses, kita harus menentukan sumber daya dan proses mana yang akan dipreempt dengan minimum cost. Faktor cost mencakup parameter-parameter seperti jumlah dari sumber daya yang ditahan proses-proses yang deadlock dan jumlah waktu dari proses yang telah digunakan selama eksekusinya.
- Rollback
Jika kita preempt sebuah sumber daya dari sebuah proses, proses tidak dapat berlanjut dengan eksekusi normal karena proses kehilangan beberapa sumber daya yang diperlukan. Kita harus rollback proses ke beberapa safe state dan restart dari state tersebut. Secara umum, sulit untuk menentukan safe state. Solusi termudah adalah dengan total rollback, abort proses, dan restart.

- Starvation
Dalam sebuah sistem di mana pemilihan korban berdasar primer pada faktor cost, dapat terjadi suatu proses tidak pernah menyelesaikan tugasnya karena suatu sumber daya selalu di-preempt pada proses yang sama. Kita harus memastikan bahwa sebuah proses dapat dipilih sebagai korban hanya dengan batasan waktu tertentu. Solusi pada umumnya adalah dengan menambahkan jumlah rollback ke dalam faktor cost.


http://cheesterzone.blogspot.com/2011/04/pengertian-deadlock.html

fungsi dan operator di mysql

Operator
Nama
Keterangan
Logika AND
Mengecek nilai dalam
Mengubah nilai string ke biner string
&
Operasi bit AND
~
Membalik nilai bits
|
Operasi bit OR
^
Operasi bit  XOR
Operator Case
Pembagian hasil nilai Integer
/
Operator pembagian
Operator loiga untuk karakter NULL
=
Operator sama dengan
Lebih besar atau sama dengan
>
Perator lebih besar
Menguji nilai NOT NULL
Menguji  boolean benar/salah
Mengujin nilai NULL
Menguji  boolean benar/salah
Operator geser kekiri
Lebih kecil atau sama dengan
<
Lebih kecil
Pencocokan pola  tesks /mirip
-
Operator pengurangan
%
operator modulus
Mengecak yang  nilainya tidak sama dalam  range
Operator tidak sama dengan
Pembanding yang tidak mirip/sama
Pembandingan pola yang tidak sama dengan ekspresi
Membalik nilai
Logika OR
+
Operator penambahan
Pembandingan pola yang sama dengan ekspresi
Geser kekanan
Sama dengan operator REGEXP
*
Times operator
-
Jika didepan tanda bilangan nigatif
logika XOR
Urutan/hirarki Operator
Secara hirarki gabungan sejumlah operator  seperti pada urutan dibawaw ini :
INTERVAL
BINARY, COLLATE
!
- (unary minus), ~ (unary bit inversion)
^
*, /, DIV, %, MOD
-, +
<<, >>
&
|
=, <=>, >=, >, <=, <, <>, !=, IS, LIKE, REGEXP, IN
BETWEEN, CASE, WHEN, THEN, ELSE
NOT
&&, AND
XOR
||, OR
:=
:
mysql> SELECT 1+2*3;
-> 7
mysql> SELECT (1+2)*3;
-> 9
mysql> SELECT 1+’1′;
-> 2
mysql> SELECT CONCAT(2,’ test’);
-> ’2 test’
mysql> SELECT 38.8, CAST(38.8 AS CHAR);
-> 38.8, ’38.8′
mysql> SELECT 38.8, CONCAT(38.8);
-> 38.8, ’38.8′
Fungsi pembanding
Nama
Keterangan
COALESCE() Mencari nilai pertama non-NULL
GREATEST() Return the largest argument
IN() Mengecek nilai termasuk dealam anggota bagian himpunan
INTERVAL() Nilai index urutan dari bilangan satu ke bilangan berkutnya
ISNULL() Mengecek nilai NULL
LEAST() Mengasilkan nilai yang terkecil
NOT IN() Kebalikan dari IN( )
STRCMP() Membandingkan 2 nilai string
Contoh :
COALESCE(value,...)
·                mysql> SELECT COALESCE(NULL,1);
·                        -> 1
·                mysql> SELECT COALESCE(NULL,NULL,NULL);
·                        -> NULL
GREATEST(value1,value2,...)
 
·                mysql> SELECT GREATEST(2,0);
·                        -> 2
·                mysql> SELECT GREATEST(34.0,3.0,5.0,767.0);
·                        -> 767.0
·                mysql> SELECT GREATEST('B','A','C');
·                        -> 'C'
LEAST(value1,value2,...)
 
·                mysql> SELECT LEAST(2,0);
·                        -> 0
·                mysql> SELECT LEAST(34.0,3.0,5.0,767.0);
·                        -> 3.0
·                mysql> SELECT LEAST('B','A','C');
·                        -> 'A'
INTERVAL(N,N1,N2,N3,...)
·                mysql> SELECT INTERVAL(23, 1, 15, 17, 30, 44, 200);
·                        -> 3
·                mysql> SELECT INTERVAL(10, 1, 10, 100, 1000);
·                        -> 2
·                mysql> SELECT INTERVAL(22, 23, 30, 44, 200);
·                        -> 0
expr IN (value,...)
·                mysql> SELECT 2 IN (0,3,5,7);
·                        -> 0
·                mysql> SELECT 'wefwf' IN ('wee','wefwf','weg');
·                        -> 1
Logical Operators
Nama
Keterangan
AND, && Logika AND
NOT, ! Logika value
||, OR Logika  OR
XOR Logika XOR
Kontrol Kondisi
Nama Keterangan
CASE Oprasi Case
IF() Kondisi If/else
IFNULL() Kondisi if/else nilai NULL
NULLIF() hasil NULL jika expr1 = expr2 benar
CASE nilai WHEN [pembanding_1] THEN hasil_1 [WHEN [pembanding_2] THEN hasil_2…] [ELSE hasil_3] END

CASE WHEN [kondisi_2] THEN hasil_1 [WHEN [kondisi_2] THEN hasil_2 …] [ELSE hasil_n] END

mysql> SELECT CASE 1 WHEN 1 THEN ‘one’
->     WHEN 2 THEN ‘two’ ELSE ‘more’ END;
-> ‘one’
mysql> SELECT CASE WHEN 1>0 THEN ‘true’ ELSE ‘false’ END;
-> ‘true’
mysql> SELECT CASE BINARY ‘B’
->     WHEN ‘a’ THEN 1 WHEN ‘b’ THEN 2 END;
-> NULL
IF(expr1,expr2,expr3)
Jika expr1 benar hasil expr2, salah expr3
mysql> SELECT IF(1>2,2,3);
        -> 3
mysql> SELECT IF(1<2,'yes','no');
        -> 'yes'
mysql> SELECT IF(STRCMP('test','test1'),'no','yes');
        -> 'no'
SELECT IF (agama='1','Islam',IF(agama='2','Kristen',IF(agama='3','Katholik',IF(agama='4','Hindu','Budha')))) as agm 
FROM mhs
IFNULL(expr1,expr2)
Jika expr1 tidak  NULL hasil expr1 , jika tidak expr2
mysql> SELECT IFNULL(1,0);
        -> 1
mysql> SELECT IFNULL(NULL,10);
        -> 10
mysql> SELECT IFNULL(1/0,10);
        -> 10
mysql> SELECT IFNULL(1/0,'yes');
        -> 'yes'

mysql> CREATE TABLE tmp SELECT IFNULL(1,'test') AS test;
mysql> DESCRIBE tmp;
+-------+---------+------+-----+---------+-------+
| Field | Type    | Null | Key | Default | Extra |
+-------+---------+------+-----+---------+-------+
| test  | char(4) |      |     |         |       |
+-------+---------+------+-----+---------+-------+
NULLIF(expr1,expr2)
Akan menghasilkan nilai NULL jika  expr1 = expr2 bernilai benar, jika tidak hasil sama dengan  expr1. Ini sama dengan operasi CASE WHEN expr1 = expr2 THEN NULL ELSE expr1 END.
mysql> SELECT NULLIF(1,1);
        -> NULL
mysql> SELECT NULLIF(1,2);
        -> 1

Fungsi String
Nama
Keterangan
ASCII() Mengubah nilai karakter menjadi nilai ASCII
BIN() Bilangan integer ke bilangan biner
BIT_LENGTH() Penjang bit bilangan
CHAR_LENGTH() Memperoleh panjang karakter
CHAR() Memperoleh nilai interger ke karakter ASCII
CHARACTER_LENGTH() Sama dengan CHAR_LENGTH()
CONCAT_WS() Penggabungan teks, dengan kerakter pemisah
CONCAT() Penggabungan teks
ELT() Menampilkan nilai string menurut index urutan
FORMAT() Menampilkan format nilai anggka dengan pemisah titik atau koma
LCASE() Sama dengan LOWER()
LENGTH() Mencari nilai panjar string
SUBSTR() Mengambil potongan sederitan karakter
SUBSTRING() Sama dengan SUBSTR()
TRIM() Menhilangkan karater blank/space
UCASE() Sama dengan UPPER()


UPPER() Sama dengan UCASE()

syntax query mysql untuk para pemula

Dalam membuat aplikasi Client Server, awal mulanya harus mempunyai pengetahuan mengenai Database, berikut sedikit tulisan mengenai sintax SQL di MYSQL…

1:
2:
3:
4:
5:
6:
7:
8:
9:
10:
11:
12:
13:
mysql> show databases;
+--------------------+
| Database           |
+--------------------+
| information_schema |
| cdcol              |
| mysql              |
| phpmyadmin         |
| ppti               |
| test               |
| webauth            |
+--------------------+
7 rows in set (0.02 sec)
Perintah ini digunakan untuk melihat database yang ada dalam server…akan dipilih database mana yang akan digunakan?
untuk memilih databasenya, dan melihat table dapat digunakan perintah

1:
2:
3:
4:
5:
6:
7:
8:
9:
mysql> use ppti;
Database changed
mysql> show tables;
+----------------+
| Tables_in_ppti |
+----------------+
| tbl_mhs        |
+----------------+
1 row in set (0.00 sec)
Jika ingin melihat structure tabel dapat digunakan

1:
mysql> Describe tbl_ppti
Nah selanjutny jika ingin memasukkan data dapat digunakan perintah

1:
2:
mysql> insert tbl_mhs (alamat,nama,nim) value("sragen","joko","ti7208005");
insert tbl_mhs (alamat,nama,nim) value("sragen","joko","ti7208005");
untuk melihat hasilnya cukup berikan perintah select…

1:
2:
3:
4:
5:
6:
7:
8:
mysql> select * from tbl_mhs;
+-----------+-------+--------+
| nim       | nama  | alamat |
+-----------+-------+--------+
| ti7208005 | galih | sragen |
| ti7208005 | joko  | sragen |
+-----------+-------+--------+
2 rows in set (0.00 sec)
Jika struktur tabel kita salah.. (misal kurang 1 field) dapat digunakan sintak

1:
mysql> alter table tbl_mhs add jk varchar(1);
Nah.. selanjutnya dapat diupdate data yg sudah dimasukkan..

1:
2:
3:
mysql> update tbl_mhs set jk="l" where nim="ti7208005" ;
Query OK, 1 row affected (0.00 sec)
Rows matched: 1  Changed: 1  Warnings: 0
Untuk melihat isi tabel yang mempunyai jurusan ti dan jenis kelamin (JK) …

1:
2:
3:
4:
5:
6:
7:
8:
mysql> select nama,alamat from tbl_mhs where jurusan ="01" and jk="l";
+-------+--------+
| nama  | alamat |
+-------+--------+
| galih | sragen |
| joko  | sragen |
+-------+--------+
2 rows in set (0.00 sec)
 
 http://win.staff.uns.ac.id/2009/03/04/sintak-query-mysql-pemula/

perintah-perintah dasar dalam database mysql

saya akan mencoba memperkenalkan perintah-perintah dasar dalam database MySQL. Yang mana pada saya akan menulis Struktur Database Mysql. Semua tutorial ini akan saya bahas dengan simple agar kamu semua dapat dengan mudah untuk memahami. Apabila ada dari tulisan saya yang kurang di mengerti dari  ini, silahkan berikan comment kamu.
SQL DASAR
  • Membuat database baru.
  • Membuat table baru.
    • Type column
    • Indexes dan Keys
  • Manipulasi data.
    • Inserting
    • Retrieving
    • Updateing
    • Deleting
  • Mengubah table.
1. Membuat Database Baru
  • Menampilkan database
  • mysql> SHOW DATABASES;
  • Membuat database
  • mysql> CREATE DATABASE [Nama databasemu];
  • Menggunakan database
  • mysql> USE [Nama databasemu];
  • Menghapus database
  • mysql> DROP DATABASE [Nama databasemu];
2. Membuat Table Baru
  • Menampilkan table
  • mysql> SHOW TABLES FROM [Nama databasemu];
  • Membuat table
  • mysql> CREATE TABLE [Nama tablemu] ( [nama column] [type column], [...]);
    Contohnya:
    mysql> CREATE TABLE anggota ( ID int(100), Nama varchar(255));
  • Menampilkan column
  • mysql> SHOW COLUMNS FROM [Nama tablemu];
  • Menghapus table
  • mysql> DROP TABLE [Nama tablemu];
Type column yang umum digunakan dalam MySQL:
  • Type String
    • char
    • varchar
    • text
    • blob
  • Type Numeric
    • int
    • tinyint
    • int zerofill
    • int not null
    • float
    • double
    • decimal
Menambahkan Indexing dan Keys kedalam Table:
mysql> ALTER TABLE [Nama tablemu] ADD INDEX ([Nama column yang ingin diberikan index]);
Contohnya:
mysql> ALTER TABLE anggota ADD INDEX (Nama);
mysql> CREATE TABLE [Nama tablemu] ( [nama column] [type column], [...],PRIMARY KEY ([nama column yang ingin diberikan key]));
Contohnya:
mysql> CREATE TABLE anggota ( ID int(100), Nama varchar(255),PRIMARY KEY (ID));
3. Manipulasi Data

  • Memasukan data
  • mysql> INSERT INTO [Nama tablemu] ([Nama column]) VALUES ([Isi/Nilai column]);
    Contohnya:
    mysql> INSERT INTO anggota (ID, Nama) VALUES (1,”Yustian”);
  • Mengupdate data
  • mysql> UPDATE [Nama tablemu] SET [Nama column]=[Isi/Nilai column] WHERE [Kondisi yang data diinginkan];
    Contohnya:
    mysql> UPDATE anggota SET Nama=“Yustian” WHERE ID=1;
  • Menghapus data
  • mysql> DELETE FROM [Nama tablemu] WHERE [Kondisi yang data diinginkan];
    Contohnya:
    mysql> DELETE FROM anggota WHERE ID=1;
4. Mengubah Table
  • Mengganti nama table
  • mysql> ALTER TABLE [Nama tablemu] RENAME [Nama yang baru];
    Contohnya:
    mysql> ALTER TABLE anggota RENAME anggotaku;
  • Menambah column ke dalam table
  • mysql> ALTER TABLE [Nama tablemu] ADD [nama column] [type column], [...];
    Contohnya:
    mysql> ALTER TABLE anggota ADD Nama char(100);
  • Menghapus column
  • mysql> ALTER TABLE [Nama tablemu] DROP [nama column];
    Contohnya:
    mysql> ALTER TABLE anggota DROP Nama;
  • Mengganti nama dan type column
  • mysql> ALTER TABLE [Nama tablemu] CHANGE [nama column] [Nama column yang baru] [type column], [...];
    Contohnya:
    mysql> ALTER TABLE anggota CHANGE Nama Username varchar(255);
Demikian artikel  mengenai MySQL dari saya masih banyak lagi artikel yang akan saya tulis di sukesi-sukesi.Blogspot.com ini diantaranya Operator Di Dalam MySQL, Query MySQL dan masih banyak lagi. Semoga itu semua dapat membantu kalian untuk belajar MySQL dengan mudah.

 http://www.trali.net/trali/artikel/post/31